Angan-angan saya dulu...

View previous topic View next topic Go down

Angan-angan saya dulu...

Post by DendiPratama on Thu 17 Apr 2008, 00:34

Tiba-tiba teringat angan-angan, cita-cita, impian ketika masih kuliah di S2. Dengan beberapa teman yang saling kenal di dunia maya, saya mempunyai keinginan (atau ambisi?) pada saat itu untuk membuat suatu lembaga pendidikan alternatif. Kenapa? karena rasa bosannya (kalo tidak ingin dikatakan kecewa) terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Maka dengan gagahnya kami menamakan proyek tersebut dengan nama Pendidikan Nusantara (DikNus), inginnya sebagai alternatif dari Pendidikan Nasional (DikNas). Iseng-iseng buka archieve milis kami dulu, nemu penggalan konsep tentang DikNus dan lembaga pendidikannya.

Tulisan biru adalah tulisan saya, sedangkan tulisan hijau adalah tanggapan dari teman saya, Pak Deru Sudibyo.

Re: [DikNus] Draft - Silakan dibahas dan dikoreksi

On Thu, May 22, 2003 at 9:48 PM,
Dendi Pratama wrote:

Hmmm....
kemaren saya sempet ber-andai-andai...
Gimana kalo "perguruan" yang akan didirikan diarahkan ke kewirausahaan.
Jadi semacam entrepreneur university gitu. Namanya juga entrepreneur jadi
kan bisa bikin aturan sendiri yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah
ada, jadi bisa klop dengan keinginan untuk keluar dari "kebijaksanaan"
Dikti. Mungkin loh....????

JAdi siswa (mahasiswa) nya berorientasi untuk jadi wirausahawan yang
berpengatahuan TI dan manajemen dengan bidang usaha sesuai dengan kompetisi para relawan. Mungkin bisa jadi pengusaha di bidang pertanian, di bidang seni dlll.... Ya mungkin bisa dimulai dari usaha kecil-kecilan kan.


Akur sekali!!! Memang itu yg akan kita kejar mas. Siap guna, siap pake
dan dewasa. Maka kita kurangi kandungan ilmiahnya dan kita banyakin
ketrampilannya. Mungkin lebih dari sekedar spt politeknik. Krn di
politeknik saya masih sempat mahasiswa kejebak mikirin kalkulus yg
seharusnya porsinya calon ilmuwan.


JAdi bukan hanya "siap kerja dan tidak berwawasan pergi ke jakarta" tetapi juga "tidak berwawasan mencari lowongan pekerjaan tetapi siap memberi pekerjaan (untuk orang lain)"

Akur lagi!!! Dg istilah "tidak berwawasan pergi ke jakarta" khan artinya
tidak mencari lowongan. Yg lulus seni/disain yg langsung gabung bikin
kios dan jual diri nyari order. Yg lulus perbengkelan ya terus bergabung
buka bengkel. Yg pertanian juga demikian. Maka sepanjang belajar
selain ditanamkan semangat kemandirian juga kerukunan gotong-royong. Lha
wong universitasnya saja hasil dari gotong-royong jee...


Selain itu dengan gaya belajar yang (mungkin) akan bergerilya, juga bisa buat mendidik/ melatih siswanya bahwa menjadi wirausaha itu perlu ketelatenan dan penuh perjuangan.

Lha niku.

DendiPratama
Admin

Number of posts : 105
Location : Republik Indonesia Raya
Registration date : 2008-04-14

View user profile http://dendidendi.page.tl

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum